Mengenal Lebih Jauh Mengenai Branding

Tidak sedikit orang yang salah kaprah dan mengartikan branding sebagai proses menentukan logo dari merk produk saja. Faktanya, makna branding jauh lebih dari itu.

Branding adalah proses yang dilakukan untuk mengomunikasikan nilai dari sebuah merk.

Kotler memaparkan bahwa branding merupakan kombinasi dari penamaan, membuat istilah, simbol, tanda, hingga rancangan yang bertujuan untuk mengidentifikasikan produk atau kelompok pebisnis dan membedakannya dari kompetitor.

Simpelnya, branding ialah proses memperkenalkan merk produk Anda kepada khalayak. Branding memerlukan investasi yang tidak sedikit. Khususnya jika perusahaan Anda masih baru dan masih merintis konsumen.

branding brand

Lain halnya untuk perusahaan besar yang punya modal berlimpah. Meski sama-sama sulit, setidaknya nilai investasi untuk membangun brand dapat lebih leluasa ketimbang pengusaha kecil.

Poin terpenting dalam membangun brand sebenarnya terletak pada keunikan atau keistimewaan yang digali dari merk yang Anda pasarkan.

Walaupun produk sejenis sudah banyak di pasaran, Anda mesti bisa menemukan keunikan yang membedakannya dari yang merk lain.

Untuk memahami lebih jauh, berikut ini akan diulas beberapa unsur penting di dalam branding.

Unsur-Unsur Dalam Branding

Mengingat branding merupakan kegiatan untuk membangun identitas merk di tengah masyarakat maka terdapat patokan atas beberapa unsur yang mestinya termaktub di dalamnya.

1. Penamaan

Menentukan nama adalah hal pertama yang mesti dipikirkan ketika akan merilis sebuah merk.

Nama yang Anda pilih nantinya akan membantu masyarakat atau calon konsumen mengenali dan membedakannya dari produk lain yang sejenis di pasaran.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk membuat nama yang menarik, mudah diingat, dan unik.

2. Simbol

branding basics

Simbol dalam hal ini berarti logo. Logo dapat berupa inisial huruf yang menjadi nama merk, gambar, atau lambang tertentu disertai dengan warna yang mewakili merk.

Logo harus dibuat dengan pertimbangan yang matang. Soalnya, logo ini akan memudahkan produk Anda diingat oleh publik.

3. Visualisasi

Penampilan produk akan sangat memengaruhi terjadinya transaksi atas produk yang Anda jual.

Mulai dari pemilihan warna kemasan, desain produk, hingga beragam ornamen pelengkap visual dari merk, semua harus punya keterkaitan satu dengan yang lain.

Tampilan visual yang tepat bakal mendongkrak brand sehingga menjadi top of mind di benak target konsumen Anda.

4. Brand Ambassador

Sampai saat ini, rekomendasi dari orang dengan reputasi yang positif masih sangat memengaruhi pasar. Di sinilah peran brand ambassador untuk meningkatkan kepercayaan target konsumen terhadap merk Anda.

Perlu Anda ingat, brand ambassador bukan berarti artis atau orang terkenal saja. Anda boleh mengangkat tokoh yang berpengaruh di masyarakat atau bahkan petinggi perusahaan sebagai juru bicara dari merk.

5. Jingle

Tidak dapat dimungkiri, penggunaan jingle khususnya dalam iklan di media televisi hingga internet akan menolong aspek visual brand Anda makin mudah diingat.

Lagu yang catchy atau berisi lirik yang unik dan menyelipkan sedikit kalimat atau frase berupa tagline juga dapat Anda gunakan.

Bahkan jika merk sudah sangat familier di benak konsumen, lagu yang panjang sekalipun sangat mungkin dihapal. Misalnya seperti lagu tema Indomie dan Aqua yang sudah diingat oleh masyarakat luas.

branding digital

Branding adalah proses yang memerlukan waktu. Jangan berharap merk Anda bakal mendapatkan positioning secara instan.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah memastikan produk menunjukkan kualitas yang sesuai dengan brand yang Anda bangun. Istilahnya, the brand that speak for itself. Merk yang memang berkualitas, bakal dengan sendirinya dikenal pasar dan dipilih oleh konsumen.