Memahami 5 Jenis Media Sosial dan Cara Memanfaatkannya

Saat ini, hampir setiap orang familier dengan internet. Mulai dari mencari informasi atau sekadar eksis dan bergaul dengan komunitas, internet telah memfasilitasi segala kebutuhan masyarakat kekinian.

Bahkan, data yang dilansir dari tekno.kompas, jumlah penduduk yang mengakses media sosial tiap harinya mencapai 130 juta orang. Angka yang fantastis ini diikuti oleh data yang menyatakan kalau masing-masing pengguna medsos bisa menghabiskan waktu sampai lebih dari 3 jam setiap hari.

Merujuk dari kedua data di atas, maka jelas media sosial punya pengaruh yang besar terhadap penduduk Indonesia. Terlebih karakteristik orang Indonesia yang suka bergaul cocok dengan definisi media sosial itu sendiri.

Pengertian Media Sosial

media sosial arti

Media sosial adalah layanan daring yang memberikan kesempatan bagi setiap penggunanya untuk membuat dan menyebarkan konten, memberikan komentar, berkomunikasi, membangun jejaring, hingga membangun komunitas dengan minat yang sama.

Mulanya, media sosial hanya dibangun sebagai sarana komunikasi dan memperluas jaringan bagi para penggunanya. Namun, pada akhirnya media sosial berkembang menjadi wadah untuk melakukan promosi bisnis hingga bertransaksi.

Anda tentu pernah atau mungkin acapkali menemukan status yang berisi promosi produk atau jasa tertentu beredar di laman media sosial pribadi. Bahkan mungkin Anda juga telah melakukannya.

Sebelum melanjutkan promosi bisnis di media sosial yang Anda miliki, sebaiknya ketahui dulu beberapa jenis medsos. Mengetahui macam-macam media sosial bakal sangat membantu strategi pendekatan seperti apa yang perlu Anda terapkan.

Jenis-Jenis Media Sosial

Tak banyak yang tahu kalau sebenarnya ada 5 penggolongan media sosial. Keenam media sosial ini punya karakteristik dan fungsi dasar masing-masing yang berbeda.

media sosial aplikasi

1. Forum

Bisa dibilang, forum adalah salah satu bentuk media sosial paling awal yang digunakan oleh masyarakat Indonesia. Sebut saja Kaskus yang menjadi wadah komunikasi mengenai merk atau tema tertentu yang sedang viral.

Model media sosial ini paling tepat digunakan untuk membangun citra dari produk atau jasa yang Anda miliki. Soalnya, Anda tidak hanya bisa membuka thread atau ruang diskusi terkait produk, tetapi juga mengajak anggota forum lain ikut serta memberikan pendapatnya.

2. Berbagi Media

Sesuai dengan namanya, media sosial jenis ini menawarkan kemudahan untuk saling berbagi konten visual atau audio secara bebas. Anda bahkan bisa merekomendasikan konten tertentu kepada pengguna media sosial jenis lain. Contoh yang terpopuler dari medsos ini adalah Youtube.

Terkait pemasaran atau promosi produk maupun jasa, Anda dapat memanfaatkan kanal media sosial jenis ini untuk membagikan video testimoni produk, video mengenai produk, dan sejenisnya. Jangan lupa, masukkan pula konten bermanfaat agar pengguna mau menyebarluaskannya untuk Anda.

3. Jejaring Sosial

media sosial artikel

Inilah media sosial yang dimiliki oleh hampir seluruh penduduk di usia aktif dan produktif. Layanan yang ditawarkan media sosial ini adalah untuk membangun jaringan melalui sarana konten visual, pesan teks, dan lain-lain.

Model medsos jejaring sosial antara lain adalah Facebook dan Instagram. Melalui jenis media sosial ini, Anda dapat menyebarkan beragam materi promosi dengan berbagai bentuk.

Bisa berupa konten informasi, acara terbuka, atau kuis yang menggiring pengguna untuk menyebarkan produk yang Anda pasarkan.

4. Blog

Secara tujuan, blog dibuat sebagai catatan personal penggunanya. Catatan bisa berupa opini, informasi, atau pengalaman narablog mengenai bermacam hal.

Saat ini, blog bukan cuma menjadi sarana penyampaian informasi oleh perseorangan, melainkan juga pebisnis atau merk dagang tertentu. Tujuannya tetap sama, yaitu untuk mengedukasi pembaca mengenai hal-hal yang berkaitan dengan produk yang ditawarkan.

Bila menulis panjang ala blog menjadi kendala, Anda bisa mencoba micro-blogging. Salah satu micro-blogging yang terkenal adalah Twitter. Jumlah karakter yang terbatas bisa diatasi dengan konten bersambung antar cuitan (tweet).

5. Kolaborasi Konten

media sosial baru

Berbeda dengan yang lain, layanan media sosial yang satu ini memberi kesempatan untuk penggunanya mengedit serta menampilkan konten informasi. Contoh media sosial ini adalah IDNtimes dan Wikipedia.

Untuk sarana promosi, caranya adalah mengajak kerja sama para kontributor dari berbagai media sosial yang menawarkan layanan kolaborasi untuk memuat konten mengenai produk Anda. Tentunya Anda mesti menyiapkan acuan pembuatan konten terlebih dulu.

Setelah menyimak pengertian dan jenis-jenisnya, Anda akan lebih memahami bahwa media sosial adalah kanal yang prospektif dalam melakukan promosi. Bukan hanya berjejaring, Anda pun bisa membangun bisnis dengan memanfaatkan media sosial.

Tapi bila Anda terlalu sibuk atau masih merasa sulit untuk memanfaatkan media sosial secara optimal, Arsip.Co punya solusinya! Anda dapat menggunakan jasa tim kami yang berpengalaman dalam mengelola media sosial untuk bisnis. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, hubungi kami sekarang!